Sabtu, 07 Mei 2011

RR rendah

0 komentar

Untuk kegiatan ekonomi, BKM Asa Mulia termasuk yang tidak berhasil. UPK sudah bekerja secara maksimal, tapi kesadaran warga untuk mengembalikan pinjaman sampai saat ini masih rendah. Dari total uang yang beredar di warga, cuma masuk sekitar 15%, sehingga perputaran uang untuk kredit tidak bisa seperti yang diharapkan.

Beberapa hari yang lalu, BKM Asa Mulia mendapat surat dari Korkot, yang intinya bahwa keharusan bagi BKM untuk meningkatkan RR minimal 60% dari uang yang beredar. Jika hal tersebut tidak tercapai, ancaman bagi BKM adalah bantuan dari PNPM untuk sementara di pending. jadi kalau hal itu benar-benar terjadi, maka untuk tahun 2011 ini BKM Asa Mulia tidak mendapatkam bantuan PNPM P2KP.

Lalu apa sebenarnya akar permasalahan sehingga tingkat RR UPK bisa begitu rendah. Sebenarnya pihak BKM melalui UPK sudah mengupayakan sesuai dengan "resep" dari pihak faskel, bahwa untuk kegiatan ekonomi, kredit disalurkan kepada warga miskin. Tapi sayangnya pihak BKM terjebak pada pengertian "miskin". Disini kredit disalurkan pada semua warga yang miskin, baik itu miskin produktif, dan juga miskin absolut.

Bagi miskin produktif, mereka masih bisa menyisihkan uang untuk membayar angsuran. Tapi bagi yang miskin absolut, jangankan untuk membayar cicilan, untuk makan sehari-hari saja mereka kurang. Jadi pihak UPK mengalami kesulitan untuk menagih mereka.

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar