Kamis, 05 Januari 2012

Pelatihan Wirausaha

0 komentar
Tingkat kemiskinan di Kabupaten Rembang masih tinggi, dibanding dengan kota tetangga diwilayah ex Karesidenan Pati. Kabupaten Kudus merupakan daerah yang tingkat kemiskinannya rendah. Hal ini wajar karena Kudus merupakan kota industri, banyak peluang usaha. Sedangkan Rembang boleh dibilang tidak ada pabrik atau perusahaan, sehingga peluang untuk berusaha meningkatkan taraf hidup menjadi lebih sulit.

Itu salah satu hal yang disampaikan oleh Kepala Bapeda Kab. Rembang dalam acara Pelatihan Kewirausahaan yang dilaksanakan oleh PNPM MP Kab. Rembang di Balai Kartini pada hari Kamis 5 Januari 2012. Lebih lanjut beliau menyoroti tentang terjadinya penurunan kualitas pelaksanaan PNPM di desa dibanding dengan tahun sebelumnya. Terutama kinerja UPK karena banyaknya tunggakan yang belum tertagih. Kinerja UPK ini menjadi tolok ukur untuk pemberian bantuan selanjutnya. Untuk tahun 2012 ini ada beberapa desa yang bantuan PNPM nya mengalami penurunan. Hal itu disebabkan banyaknya kredit macet, bahkan ada satu desa yang sama sekali belum atau tidak ada pengembalian kredit. Sehingga potongan bantuan bisa mencapai 50%.

Dalam kesempatan ini, Bapak Heri menjadi pahlawan, karena bagi-bagi hadiah bagi peserta. Beliau menyampaikan pertanyaan yang harus dijawab oleh peserta. Kalau jawaban benar, mereka diberi uang tunai dari dompet pribadi beliau. Ada 2 pertanyaan, apa misi visi Rembang, dan juga 4 Pilar pembangunan. Semua bisa dijawab, dan uang 200 ribu berpindah tangan.

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar