Minggu, 08 Januari 2012

Poskamling

0 komentar


Bagi sebagian orang, berpindah tempat tinggal merupakan hal yang biasa. Atau juga karena terpaksa, disebabkan oleh hal-hal yang diluar kemampuannya. Misalnya saja bagi orang yang belum mempunyai tempat tinggal tetap atau rumah sendiri. Kontrak rumah baik yang tahunan atau sewa bulanan merupakan pilihan terakhir. Tentu saja mereka harus siap jika sewaktu-waktu harus pindah. Bisa karena kontraknya habis, tidak kuat lagi membayar sewa dan mencari yang lebih murah, atau rumahnya akan dipakai sendiri oleh pemiliknya.

Pekerjaan juga bisa membuat orang berpindah tempat. Karena tugas atau sebab lain mereka harus pindah ke tempat lain, bisa dalam kota, luar kota, bahkan antar propinsi. Misalnya saja tentara atau polisi, mereka harus siap ditempatkan dimana saja.

Tapi tidak dengan yang satu ini. Pos Kamling.. Mungkin ini adalah rekor baru bagi pos kamling yang sering berpindah tempat. RT 2 RW 2 Ds. Sukoharjo mempunyai sebuah pos kamling yang cukup unik. Dari bentuk mungkin biasa saja. Sama dengan pos kamling pada umumnya, tidak ada yang istimewa. Tapi satu hal yang menarik pada pos kamling ini adalah seringnya berpindah tempat.

Setiap pergantian ketua RT, bisa dipastikan pos kamling akan berpindah tempat. Bukan sengaja atau kehendak Ketua RT yang baru, tapi dikarenakan kondisi yang mengharuskan pos kamling tersebut harus pindah tempat. Misalnya tanah kosong yang sebelumnya ditempati akan didirikan bangunan, atau tanah tersebut dijual dan pemilik tanah yang baru tidak menginginkan ada bangunan lain di tanahnya miliknya.

Bahkan saat ketua RT di jabat oleh Bp. Ir. Suratmin, pos kamling tersebut berpindah tempat lebih dari 5 kali. Mulai dari di depan rumah yang akan di bangun Rumah Makan Pesisier, terpaksa di pindah ke tanah kosong di selatan Balai Desa. Karena gelap tidak ada saluran listrik, kemudian dipindah di tanah kosong sebelah RM. Pesisier. Lama-lama rumah makan tersebut membutuhkan lahan parkir, dan tanah kosong disebelah utaranya dijadikan parkir. Pos kamling harus mengalah lagi, pindah di depan Balai Desa.

Didepan Balai Desa sebetulnya sudah nyaman, bahkan sempat mengalami renovasi sehingga terlihat lebih ganteng. Tapi karena pembangunan PKD di selatan Balai desa, ya kembali mengalah, pindah lagi ke selatan dekat mushola. Lagi-lagi karena gelap tidak ada saluran listrik, lagipula berada di lokasi lain RT, harus pindah lagi. Kali ini di depan rumah warga yang halamannya cukup luas di pinggir Jl. Noyosentiko. Semoga ini menjadi yang terakhir si Pos Kamling harus berpindah-pindah. Dan yang lebih penting adalah semangat dari para warga untuk menjaga keamanan lingkungan dengan mengadakan ronda

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar